Ahmad Syaihu

'Manulislah dengan hati, dan niatkan untuk ibadah, karena tulisan anda akan menjadi warisan peradaban bagi generasi yang akan datang' Guru di MTsN 4 kota Surab...

Selengkapnya
Teddy Bear I Love You ( Novel Rahma 18)

Teddy Bear I Love You ( Novel Rahma 18)

Teddy bear “I love you felis”

Ketika dua minggu yang akan datang bertepatan dengan hari jadi Felis. Fanani tidak mau menyia-nyiakan kesempatan itu dan dia ingin berbuat sesuatu yang special untuk seseorang yang sangat special. Fanani membuat pesta yang mewah di rumah Felis dengan cara mengundang semua teman-teman Felis. Mendekor semua peralatan yang digunakan pesta, membuat surat yang ia tulis sendiri, menempelkan foto perjalanan mereka berdua dan rencana itu semua harus didukung teman-teman Felis yang ikut serta dalam surprise party.

Dua hari sebelum acara berlangsung Fanani membuat ide bahwa dia harus berantem bersama Felis agar Seventeen party tidak ketahuan oleh cewek berambut pirang itu. Selama dua hari Felis tidak saling sapa dengan Fanani, cowok yang memiliki pipi mirip seperti tupai tersebut memutuskan untuk mengajak Felis ke sebuah café bertepatan dengan hari ulang tahunnya cewek itu yaitu pada tanggal 06 januari.

Jam menunjukkan pukul 19.00 dan Fanani sudah mendapatkan telepon dari Azka bahwa semuannya sudah beres dan acara akan segera dimulai. Maka Fanani mengajak Felis pulang. Saat ditengah perjalanan Felis mendengarkan omongan Fanani. Bahwa ia harus menutup mata. Dan disaat Felis menutup matanya dengan sapu tangan yang diberikan Fanani.

Cewek berhidung mancung itu deg-deg an dengan cara Fanani yang tidak biasannya. Rumah tempat acara pun sudah terlihat di depan mata, lalu Fanani menggandeng Felis untuk masuk ke rumah dan ketika penutup mata itu dibuka.

……………………….Doooorrrrr, selamat ulang tahun,sweet seventeen day,happy birthday,happy seventeen. Semua ucapan dan kata-kata yang terlontar dari mulut teman-temannya. Membuat Felis kaget, karena ia dari dulu tidak pernah membayangkan dan merencanakan ini semua. Lalu Fanani membawa seikat bunga mawar yang sangat besar dan ia langsung berlutut di hadapan Felis.

“Apakah kamu mau menerima aku dengan segala kekuranganku dan menerimaku untuk selalu berada di dalam hatimu juga mengizinkan aku untuk menjagamu setiap saat Fel? “

Semua teman-teman mereka berdua bersorak dan berteriak dengan kata TERIMA, TERIMA, TERIMA……………

“Kalau nggak kamu terima, aku akan teriak sekencang-kencangnya kalau aku cinta kamu, aku nggak akan berhenti teriak sampai kamu mau terima aku apa adanya, kamu mau terima segala kekuranganku dan seluruh kelebihanku. “ Fanani kembali mengeluarkan suaranya, karena Felis masih belum saja menerimanya

Dan cewek yang diberi panggilan Fanani “Mancung. “ itu langsung memegang erat tangan fanani lalu tubuh lelaki itu dipeluk dengan sangat erat sambil berbisik ke telinga Fanani YES…………..

Kemudian teman-teman mereka menyalakan mercon, meniup terompet, ada yang membawa balon bertuliskan THANK YOU juga ada yang memajang foto mereka berdua di sepanjang kolam renang dan ada salah satu teman Felis yang berbicara sangat lantang (Felis, kejutan ini dari Fanani pacar kamu, dia sangat menyangimu bahkan ia rela menghabiskan waktunya untuk pesta birthday kamu ).

Felis kaget dan disaat itu juga matanya melebar menatap sekeliling rumah-nya yang dihiasi dengan berbagai macam hiasan yang membuat hatinya meleleh sampai terharu dengan meneteskan air mata karena acara ini dibuat oleh pacarnya sendiri ,{Dimas permata fanani}dan moment ini yang akan menambah sejarah di dalam kehidupan felis yang takkan terlupakan sepanjang masa.

Setelah itu Felis mengambil microphone dan mulai berbicara

“Makasih teman-teman semua, sudah menyiapkan pesta besar ini dan makasih kepada Fanani (pacarku) yang membuatku menjadi cewek terbahagia pada malam hari ini. ”

“Sama-sama felis cantik.” Teman-teman dan fanani serempak berteriak

Pesta ulang tahunnya yang ke-17 telah usai. Felis kembali ke dalam rumahnya. Dengan langkah gontai, Felis berjalan menuju kamarnya dan ia membuka kamar kesayangan dengan pintu bertuliskan Mawar kina Felisya.

Saat kamar itu dibuka Felis begitu terkejut ketika melihat ada Fanani, Azka dan Alifia (ketiga orang yang sangat ia cintai). Felis juga kembali terkejut saat ia melihat kamarnya yang di dekor dengan rapi, tidak ketinggalan tulisan Nalis terpampang begitu besar di kamar Felis juga foto-foto persahabatan mereka mewarnai dinding kamar Felis yang tertata dengan sangat indah. Bersambung

Madrasah, 16-04-2018

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali