Ahmad Syaihu

'Manulislah dengan hati, dan niatkan untuk ibadah, karena tulisan anda akan menjadi warisan peradaban bagi generasi yang akan datang' Guru di MTsN 4 kota Surab...

Selengkapnya
Idul Fitri Segera Tiba (Seri Literasi Ramadan 27)

Idul Fitri Segera Tiba (Seri Literasi Ramadan 27)

Hari ini kita memasuki hari ke-26 Ramadan, berarti 3-4 hari lagi kita akan menyelesaikan puasa Ramadan dan akan memeasuki hari raya Idul Fitri, 1 syawal 1439 H.

Momen Idul Fitri selalu dinantikan oleh semua orang, baik muslim maupun non muslim, bagi muslim baik yang puasa secara penuh, puasa setengah-setengah bahkan muslim yang tidak puasa sama sekali selama Ramadan, juga selalu mengharapkan datangnya Idul fitri.

Bagi nonmuslim terutama para pengusaha di berbagai sector ekonomi, datangnya idul fitri juga merupakan momen tahunan yang selalu dinantikan kehadirannya, karena selalu membawa rezeki yang berlimpah ruah, bagi sector perdagangan, transportasi, mobil, elektronik, rumah makan, hotel dan tempat-tempat wisata selalu memperoleh keuntungan yang berlipat-lipat di momen Idul Fitri.

Tapi sebenarnya apa sih makna sebenarnya Idul Fitri itu?

Apakah kita semua tahu arti makna hikmah Hari Raya Idul Fitri? Biasanya pada saat khotib berceramah dalam menerangkan bahwa Idul Fithri itu maknanya adalah “Kembali kepada Fitrah”, yang dapat diartikan : Kita kembali kepada fitrah kita semula (suci) disebabkan telah terhapusnya dosa-dosa kita.

Kata fitri sendiri memiliki arti suci yang bersih dari segala dosa, kesalahan, kejelekan, keburukan berdasarkan dari akar kata fathoro-yafthiru dan hadis Rasulullah SAW yang artinya “Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan dengan didasari iman dan semata-mata karena mengharap ridho Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (Muttafaq ‘alayh).

Di Hadits lain Rasulullah Saw bersabdaBarangsiapa yang shalat malam di bulan Ramadhan dengan didasari iman dan semata-mata karena mengharap ridho Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu”. (Muttafaq ‘alayh).

Dengan penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa Idul Fitri bisa diartikan kembalinya kita kedalam bentuk suci, atau bisa disebut juga keterbatasan dari semua noda dosa sehingga berada dalam kesucian alias Fitrah.

Inilah sikap dan perbuatan yang harus kita miliki kalau kita ingin menjadi Fitri di bulan Syawal nanti:

1. Selalu dan tetap beristiqomah memegang ajaran agama tauhid yaitu Islam, ia tetap akan berkeyakinan bahwa Allah itu maha Esa dan hanya kepadanya kita memohon.

2. Dalam kehidupan sehari-hari orang tersebut akan senantiasa melakukan perbuatan baik dan berkata yang benar,walau kaana murron meskipun perkataan itu pahit.

3. Dia tetap berlaku sebagai abid, yaitu hamba Allah yang selalu taat dan patuh kepada perintah-Nya serta menjauhi semua laranganya sebagai contoh kita harus menghormati kedua orang tua kita baik orang tua kandung maupun mertua, jikalau sudah meninggal berziarahlah ketempat makam mereka untuk mendoaakan agar dilapangkan serta diterangkang dalam kuburannya dan diampuni segala dosa-dosanya.

4. Berusaha menjadi pribadi yang lebih baik dan terus berusaha memperbaiki diri dalam segala hal, khususnya dalam beribadah kepada Allah Swt, bergaul sebagai warga masyarakat, dan sebagai kepala keluarga, sesuai dengan fungsi dan peranan kita dalam masyarakat

5. Mempraktikkan apa yang telah kita raih selama bulan Ramadan, untuk diimplementasikan dalam 11 bulan yang akan datang, ibaratnya Ramadan adalah latihannya, maka sebelas bulan berikutnya adalah ujian kehidupan sesungguhnya.

Sudah siapkan kita meninggalkan bulan latihan yaitu bulan Ramadan, menuju bulan ujian sesungguhnya dalam setahun, tentu masing-masing diri kita yang bisa menjawab dan mengerti keberadaan kita di hadapan Allah Swt.

Rumahku, Ba'da Asar, 26 Ramadan 1439 H/ 11-06-2018 Pak Guru yang sedang berburu ilmu

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali