Ahmad Syaihu

'Manulislah dengan hati, dan niatkan untuk ibadah, karena tulisan anda akan menjadi warisan peradaban bagi generasi yang akan datang' Guru di MTsN 4 kota Surab...

Selengkapnya
Gempa Lagi, Semoga ini yang Terakhir
Wilayah Situbondo Jatim dan sekitarnya

Gempa Lagi, Semoga ini yang Terakhir

Musibah Pasti Terjadi

Musibah adalah sunatullah bagi seluruh umat manusia. Tidak hanya orang-orang biasa, orang-orang pilihan, para nabi dan rasulpun diberi musibah bahkan cobaan dan musibahnya lebih besar daripada orang-orang biasa.

Kitapun tak ingin mendapatkan musibah atau bencana, tapi segala yang terjadi di alam fana ini adalah telah digariskan oleh Allah yang Maha Bijaksana. Dalam firman-Nya di surat (Al Hadid {57}:22) yang artinya :

Tiada satupun musibah yang menimpa bumi (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis di dalam kitab (Lauhul Mahfudz) sebelum kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian ini mudah bagi Allah.

Gempa yang terjadi di wilayah Indonesia secara berturut-turut dalam kurun waktu yang berdekatan, Lombok Agustus 2018, Palu, Sigi dan Donggala September 2018 dan terakhir tadi malam 11 Oktober 2018 terjadi di wilayah Jawa Timur dan Bali, adalah kehendak Allah Swt, yang memiliki alam dengan seluruh isinya.

Memang secara Geologis Wilayah Indonesia adalah daerah rawan gempa karena tempat pertemuan tiga lempeng benua yaitu Lempeng Australia, Lempeng Asia dan Lempeng Eropa, yang terus aktif dan akan selalu menimbulkan potensi gempa di wilayah Indonesia.

Ketika terjadi gempa di suatu wilayah, maka secara simultan akan mengakibatkan wilayah lain juga akan bergoncang, meski waktunya tidak bersamaan.

SIARAN PERS BMKG

3 ORANG MENINGGAL DUNIA AKIBAT GEMPABUMI M6,4 YANG MENGGUNCANG JAWA TIMUR DAN BALI

Gempabumi dengan kekuatan magnitudo M6,4 mengguncang wilayah Jawa Timur dan Bali pada Kamis (11/10/2018) pukul 01.57 WIB. BMKG melaporkan episenter gempabumi terletak pada koordinat 7,47 LS dan 114,43 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 55 km arah timur laut Kota Situbondo, Kabupaten Situbondo, Propinsi Jawa Timur pada kedalaman 12 km. Gempa tidak berpotensi tsunami.

Posko BNPB telah mengkonfirmasi dampak gempa ke BPBD Provinsi Jawa Timur. Data sementara dampak gempa dilaporkan 3 orang meninggal dunia dan beberapa rumah mengalami kerusakan. Daerah yang terparah adalah di Kecamatan Gayam Kabupaten Semenep Jawa Timur.

Tiga orang meninggal dunia adalah:

1) Nuril Kamiliya (L/7) Desa Prambanan, Kec. Gayam - Sumenep.

2) H. Nadhar (P/55) Dsn. Jambusok, Desa Prambanan, Kec. Gayam - Sumenep.

3) Laki-laki Dewasa (masih identifikasi) Desa Prambanan, Kec. Gayam - Sumenep.

Korban meninggal akibat tertimpa bangunan yang roboh. Kejadian gempa Kamis dini hari saat korban sedang tidur tiba-tiba gempa mengguncang dan rumah roboh sehingga korban tidak bisa menyelamatkan diri.

Selain itu beberapa rumah mengalami kerusakan. BPBD Provinsi Jawa Timur dan BPBD Kabupaten Sumenep masih melakukan pendataan. Kerusakan rumah terdapat di:

- Rumah rusak di desa Jambuir, Kec. Gayam Kepulauan Sapudi- Sumenep

- Rumah rusak di Kopedi Kec.Bluto - Sumenep.

- Rumah rusak di Kertasada Kec.Kalianget - Sumenep.

- Masjid Desa Gendang Timur Kec.Sepudi - Sumenep.

- Rumah rusak di Nyabakan timur Kec.Batang-Batang - Sumenep.

Gempa M6,4 yang kemudian telah dimutakhirkan menjadi M6,3 oleh BMKG terasa di seluruh wilayah Jawa Timur meliputi Kabupaten/Kota Situbondo, Jember, Banyuwangi, Lumajang, Kab. Probolinggo, Kota Probolinggo, Bondowoso, Sumenep, Pamekasan, Sampang, Bangkalan, Kab. Pasuruan Kota Pasuruan, Kota Batu, Kota Malang, Kab. Malang, Kab. Blitar, Surabaya, Sidoarjo, Jombang, Kab. Mojokerto, dan Kota Mojokerto.

Guncangan gempa dirasakan cukup kuat oleh masyarakat di Sumenep dan Situbondo selama 2-5 detik. Masyarakat berhamburan keluar rumah. Sedang di daerah lain gempa dirasakan sedang selama 2-5 detik.

Berdasarkan analisis peta gempa dirasakan, intensitas gempa dirasakan III-IV MMI di Denpasar, III MMI di Karangkates, III MMI di Gianyar, III MMI di Lombok Barat, III MMI di Mataram, III MMI di Pandaan. Artinya gempa dirasakan ringan hingga sedang. Secara umum tidak banyak dampak kerusakan akibat gempa.

Posko BNPB terus memantau perkembangan dampak gempa dan penanganannya. Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi:

1) Kalaksa BPBD Kabupaten Sumenep (Rahman 0812-3530-146).

2) Kalaksa BPBD Provinsi Jawa Timur (Suban, +62811328601).

Sutopo Purwo Nugroho

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB

Berlindung Pada Allah Ketika Terjadi Gempa dengan Memanjatkan Doa

Ketika terjadi musibah maka kita akan berserah diri, sabar dan tawakal kepada Allah Swt dengan banyak beristighfar, bersedekah dan membaca sholawat kepada Rasulllah Saw, dan berdoa dengan doa

DOA KETIKA GEMPA BUMI

اَللَّهُمّ إِنّيْ أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا فِيْهَا، وَخَيْرَ مَا أَرْسَلْتَ بِهِ؛ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا، وَشَرِّمَافِيْهَا وَشَرِّمَا أَرْسَلْتَ بِهِ

ALLAHUMMA INNII AS’ALUKA KHOIROHAA, WA KHOIROMAA FIIHAA WA KHOIRO MAA ARSALTA BIH, WA A’UDZUBIKA MIN SYARRIHAA WASYARRI MAA FIIHAA WA SYARRI MAA ARSALTA BIH.

"Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kehadirat-Mu kebaikan atas apa yang terjadi, dan kebaikan apa yang didalamnya, dan kebaikan atas apa yang Engkau kirimkan dengan kejadian ini. Dan aku memohon perlindungan kepada-Mu dari keburukan atas apa yang terjadi, dan keburukan atas apa yang terjadi didalamnya, dan aku juga memohon perlindungan kepada-Mu atas apa-apa yang Engkau kirimkan."

Serta berupaya agar meminimalkan resiko kerusakan bangunan bila terjadi gempa dengan membangun rumah atau gedung yang tahan gempa. Semoga ini menjadi musibah terakhir yang melanda bangsa Indonesia.

Rumahku, jelang berangkat kerja, 11-10-2018

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Aamiin Ya Robbal Alamiin

13 Oct
Balas

Gemoa masih terus melanda Indonesia yah psk guru, terimakasih info dan berbagi ilmunya pak guru. Harapan kira semya, smoga tak ada lahi gempa susulan. Barakallah

11 Oct
Balas

Mudah2an kita semua dijauhkan dari musibah dan bencana ibu, Aamiin

11 Oct

Ya Allah mudah-mudahan tidak ada korban lagi dan Kita semua terhindar dari segala bencana . Amiin.

11 Oct
Balas

Aamiin maturnuwun doanya pak Ayo, semoga kita terhindar dari musibah dan bencana

11 Oct

Aamiin....semoga tidak terjadi lagi di daerah yang lain....Barakallah Pak..

11 Oct
Balas

Aamiin semoga doa kita semua diijabahi Allah Swt

11 Oct

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali