Ahmad Syaihu

'Manulislah dengan hati, dan niatkan untuk ibadah, karena tulisan anda akan menjadi warisan peradaban bagi generasi yang akan datang' Guru di MTsN 4 kota Surab...

Selengkapnya
Bertemu Kembali Setelah 26 Tahun Berpisah
Sebagian alumni jurusan Geografi IKIP Sby. angkatan tahun 1985

Bertemu Kembali Setelah 26 Tahun Berpisah

Acara Temu Kangen 2 - Alumni Jurusan Geograrfi IKIP Negeri Surabaya angkatan tahun 1985 beberapa waktu yang lalu digelar di Rumah Makan Agis Surabaya, di depan Masjid Al Akbar Surabaya. Ada 2 kelas alumni Jurusan Geografi Angkatan tahun 1985 yaitu Program S-1 dengan jumlah mahasiswa 44 orang dan program D-3 dengan jumlah mahasiswa 39 orang. Temu Kangen ini merupakan temu kangen ke-2 sebelumnya pada tahun 2011 diadakan pertama kali juga di Rumah Makan Agis.

Penulis yang didapuk selaku panitia temu kangen dengan komandan Mas Hari Purwoko, alumni S1-Geografi yang banting setir selaku pengusaha alat elektronik dan bermarkas di Denpasar, juga ada sang Pak Raden Komarudin, yang sekarang menjabat selaku Pengawas SMA pada Kanwil Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Jawa Timur, juga ada Ibu Sonya yang menjadi guru di Kota Bondowoso, juga ada Pak Marjoko yang datang dari Papua, karena bertugas di kantor Dikbud Papua.

Setelah 26 tahun berpisah dan bertemu kembali banyak cerita lucu dan menarik, karena dalam acara itu juga ditampilkan foto-foto tempo dulu, foto waktu kuliah, waktu KKL, waktu PPL, atau waktu pacaran sesama mahasiswa geografi 26 tahun yang lalu, ketika kami yang masih jadul dan ndeso kuliah di kota besar Surabaya, dan Alhamdulillah sekarang semuanya sukses di dunianya masing-masing, karena sudah banyak yang mapan sebagai guru, dosen di almamater bahkan sekarang jadi ketua Jurusan Geografi yaitu, Dr. Ita Mardiani, M.Pd, ada juga yang sukses sebagai kepala sekolah, sebagai pengusaha, maupun sebagai kepala keluarga, belum lagi tentang cerita keluarga, ada yang sudah punya cucu, ada yang putra-putrinya sebagai dokter, sebagai guru, dan sebagai arsitek dan bidang-bidang keahlian lainnya.

Penulis yang ditunjuk selaku panitia mengajak yang hadir membawa oleh-oleh dari daerah masing-masing, maka Mas hari sang pengusaha membawakan kaos yang sudah di sablon dan digunakan untuk acara termu kangen. Padk Raden Kamarudin yang menjadi Pengawas datang dari Sumenep membawa 10 potong kain batik Madura, Kang Majoko yang sekarang menjadi kepala Suku di Papua membawa 15 koteka dan 2 cincin dari pertambangan emas Freeport, dan semuanya juga membawa kuliner daerah masing-masing untuk saling ditukar dan ada yang diundi, kebetulan yang dapat hadiah emas dari Papua adalah penulis selaku ketua panitia dan Ibu Ita Mardiani, yang sekarang menjadi ketua Jurusan Pendidikan Geografi di FIS Unesa (dulu namanya IKIP Surabaya)

Masa 26 tahun adalah masa yang cukup lama karena lebih dari sepermpat abad kita baru bertemu kembali untuk merajut tali silaturrahim dan kekeluargaan, syukur-syukur adan yang menjadi besanan, mengingat anak-anak kami sudah pada dewasa. Temu kangen yang penuh kenangan dan cerita masa lalu untuk merajut kisah masa depan yang penuh optimis dan kebanggaan.

Madrasahku, 14-02-2018

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Senangnya..bernostalgia Pa Guru

14 Feb
Balas

Merajut persaudaraan dan silaturrahim

14 Feb

Senang nggh ber reunian... Nek orang jawa ngistilahkan "rabuk nyawa" , pak. Heeee.....

14 Feb
Balas

Ya bu, sangat senang dan bermanfaat

14 Feb

Bu sonya kayaknya temen saya juga pak,he he..

14 Feb
Balas

Lho teman smp tho? sekarang jadi waka di SMP Tamanan Bdws ya pak?

14 Feb

26 tahun kenangan perak yang tidak bisa dilupakan

15 Feb
Balas

Betul mas Ridwandi, banyak yang sudah berubah setelah 26 ketemu lagi

15 Feb

Berarti P Syaihu sekelas dengan P Tirto Adi?

14 Feb
Balas

Betul pak, beda nasib saja

15 Feb

Berarti P Syaihu sekelas dengan P Tirto Adi?

14 Feb
Balas

pak Khoeri Sidoarjo juga?

15 Feb

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali